Perempuan Embun Pagi Hari
Perempuan
Embun pagi hari
Jernihnya murni, bertengger di dedaunan pagi sebelum di hempas matahari
Bukan lenyap.....
lepas di angkasa
Menjelma embun lain, di pagi yang lain
Aku menungguimu datang
Pada cawan yang ku siapkan selalu di ujung malam
Agar kau sudi tenggelam di dalamnya
Entah di pagi ini atau di pagi esok atau esok yang lain
Perempuan
Embun pagi hari
Jernih wajah mu
Kelupas dosa-dosa iblis yang enggan patuh pada segumpal tanah
Ingin ku tenggelam di jernihnya
Ku nikmati sorga
Lalu ku urai tuba jadi susu
Perempuan
Embun pagi hari
Jogja ‘08



Tidak ada komentar:
Posting Komentar