Sajak Liar
ia menyebut sajak ini sajak liar
dari hati yang resah
ini hanya bualan, bualan hati gelisah
pecah!!!!
Yogya, 3, 007
IMAJI Tumpah……
Aku terpekur olehmu ilalang
Seperti merajut cahaya di gulita
Aku terantuk indahmu rembulan
Lelahkan hati, tenggelam dalam rindu
Aku ciptakan sedikit sajak
Yang ku ramu dalam mabukku padamu
Aku pilihkan satu dua kata terindah
Hanya untukmu
Lalu ku kirimkan pada awan, yang ia titipkan pada hujan
Agar indahmu tak pernah padam
…………………
aku ingin imaji itu datang dalam tempurung kepalaku
yang penuh dengan bintik-bintik senyum indahmu
aku tak sempat membuangnya
…………………
seperti malam kemarin, ia muncul dari di kegelapan otak kiri ku
tiba-tiba
aku abadikan, aku tuliskan di hati
ku pajang dia seperti baju-baju ku yang mulai melepuh diterkam usia
betapa indah…
betapa ini anugerah…
betapa ini…
______________________________________.................
serabut-serabut halus mulai hiasi dinding sunyi kamarku
saksi ku kelak di pengadilan TUHAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar